10 KEBIASAAN UNTUK BADAN YANG SEHAT
Masa depan Anda akan ditentukan oleh kebiasaan Anda.
Saya siap mati kapan saja – menit ini juga jika perlu. (Saya harap
istri saya tidak membaca ini, karena ia sangat benci ketika saya mulai
berbicara seperti ini.) Jiwa saya dipersiapkan untuk pulang ke rumah
Tuhan setiap saat.
Namun saya juga ingin mempersiapkan untuk hidup yang panjang dan sehat
– dan hal itu sangat mungkin. Ayah saya meninggal ketika ia berusia
88. dan ibu saya semakin kuat di usia 83. Survei menunjukkan bahwa
jangka hidup manusia semakin panjang. Bayi-bayi yang lahir saat ini
mempunyai jangka hidup rata-rata hingga 101 tahun.
Tapi hei, saya tidak ingin hanya berbaring di ranjang ketika berusia
90! Itu adalah hal terakhir yang ingin saya lakukan. Saya ingin
berusia 90 dan masih berkotbah di seluruh dunia! Dan masih ingin
bercinta dengan pasangan saya. (Oke, saya ingin istri saya membaca
yang itu.)
Berikut adalah 10 Kebiasaan Untuk Badan Yang Sehat:
1. Bergerak!
Saya sudah menyebutkan bahwa setiap pagi, saya melakukan stretching
sederhana dan gerakan pernafasan Tai Chi – dan berdoa pada Yesus juga
– selama 30 menit. Saya juga bersepeda selama satu jam di atas sepeda
statis saya, sambil membaca 5 bab dari Alkitab dan buku-buku rohani
lainnya, atau menulis jurnal di laptop saya (PS: Jika Anda ingin
melihat foto Bo dengan sepeda statisnya, silahkan masuk ke
http://groups.google.co.id/group/milis-bo-sanchez, masuk ke bagian
File dan lihat file berjudul "Bon on his bike"). Saya juga melakukan
sedikit push-up, sit-up, dan chin-up. Saya tidak akan memenang-kan
Mr. Universe, tapi itu cukup untuk memperkuat otot-otot saya. Saya
mempelajari bahwa ketika kita mencapai usia 50, kita mulai kehilangan
1,5% dari kekuatan otot kita setiap tahun. Ini adalah alasan mengapa
Anda melihat banyak orang berusia 60 tahun yang sangat lemah sekarang
ini – karena mereka tidak menggerakkan tubuh mereka. Karena itu
berjalanlah. Berenang. Bermain bulutangkis. Bergerak!
2. Makanlah Makanan Terbaik
Lebih dari empat belas tahun lalu, saya berhenti memakan daging sapi,
babi, dan ayam. Tujuh tahun lalu, saya juga mulai tidak menyantap
kepiting dan udang. Karena itu diet saya mencakup ikan dan sayur-
sayuran. Di rumah, kami makan nasi merah organik dan roti gandum.
Kami juga menggoreng dengan minyak kedelai. (Minyak zaitun terlalu
mahal.)
Perjanjian Lama menyebut beberapa makanan haram – seperti daging babi,
kerang-kerangan, ikan tanpa kulit – dan ilmu pengetahuan modern telah
menemukan bahwa banyak dari makanan-makanan ini mengandung kadar racun
yang lebih tinggi. Babi memiliki lebih banyak racun daripada daging
lainnya. Kerang-kerangan adalah pemulung di laut. Dan karena ikan
melepaskan racun mereka melalui kulit mereka, ikan tanpa sisik
memiliki lebih banyak racun. Saya tidak mengatakan Anda tidak boleh
menyantap makanan-makanan sedap ini, tapi mungkin kurangi semua itu
dalam diet Anda.
3. Jus Sayuran Anda
Setiap pagi, saya minum jus sayuran segar. Saya melempar empat wortel
besar, satu batang panjang seledri, dan satu apel ke dalam juicer
saya. Keuntungan dari nge-jus? Dengan nge-jus, saya mampu
menghabiskan 4 wortel besar dalam waktu dua menit – yang mungkin akan
memerlukan waktu satu jam jika saya mengunyahnya. Saat saya minum jus
saya setiap pagi, saya membayangkan Tuhan sedang memberi gizi pada
setiap bagian tubuh saya. Berhasil!
4. Suplemen
Saya adalah seorang yang sangat percaya dalam hal mengkonsumsi
suplemen. Saya meminum vitamin C dosis tinggi, minyak ikan (Omega 3),
dan multi-vitamin lain. Saya juga meminum suplemen yang daftarnya
terlalu panjang untuk saya sebutkan di sini. (Di kali lain, saya akan
menyebutkan nama-namanya bagi Anda.) Sebelum saya meminumnya, saya
memberkati semuanya. Agar mereka berkhasiat dua kali lipat!
5. Tidur Seperti Bayi
Biasanya saya tidur jam 11:30 malam dan bangun jam 6 pagi. Enam
setengah jam cukup bagi saya. Jika saya merasa perlu untuk tidur
siang sejenak, saya melakukannya. Saya mencoba untuk mendengarkan
tubuh saya. Berdoa sebelum Anda tidur sangat luar biasa karena Anda
mampu untuk menyerahkan semua kekuatiran Anda pada Tuhan. Karena itu
sebelum saya tidur, saya melakukan lagi latihan Tai Chi saya yang
sederhana selama 20 menit – dan saya menyerahkan semua stres saya pada
Tuhan. Jika saya melakukan ini, saya tidur seperti bayi.
6. Minum Yang Cukup
Hal pertama yang saya lakukan ketika saya bangun adalah minum segelas
air putih. Saat saya minum, saya minta Roh Kudus untuk membersihkan
diri saya. Setelah olahraga, saya minum jus wortel saya. Inilah yang
saya temukan: Bagi banyak dari kita, apa yang kita pikir rasa lapar
mungkin hanyalah rasa haus kita. Maka ketika Anda merasa lapar,
minumlah air lebih dulu. Dan santap makanan yang banyak mengandung
air seperti buah dan sayuran.
7. Bekerja Dengan Gairah
Lakukan apa yang Anda senangi. Ketika Anda menikmati pekerjaan Anda,
Anda tidak merasa bekerja. Anda merasa bermain. Dan itu membuat
tubuh Anda bersenandung. Jika Anda dapat melihat pekerjaan Anda
sebagai suatu misi suci dari Tuhan, Anda terbangun di pagi hari dengan
sukacita dan semangat. Tubuh Anda menerima pesan: “Saya membutuhkanmu
untuk tetap sehat, karena saya ingin memberkati dunia.”
8. Rasakan Perasaan Anda
Tubuh kita merupakan cetakan emosi kita. Ketika kita merasa sakit
dalam tubuh kita, seringkali, itu hanyalah perwujudan dari rasa stres
kita, ketakutan kita, kekuatiran kita, dan kemarahan kita yang tidak
tersalurkan. Saya sangat mendorong Anda untuk waspada terhadap emosi-
emosi Anda dan membawa mereka secara konstan kepada Tuhan. Di
hadapanNya, bereskan semua perasaan itu. Rasakan perasaan Anda, ya.
Hormati perasaan Anda, ya. Namun letakkan semua perasaan Anda di kaki
Tuhan dan ikuti Dia.
9. Berbahagialah
Jadilah seorang yang positif. Jika Anda adalah anak Allah, bagaimana
mungkin Anda tidak berpikir positif? Jika Anda percaya bahwa “Allah
turut bekerja dalam segala hal untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka
yang mengasihi Dia”, bagaimana Anda tidak bersukacita sekalipun dalam
masalah-masalah Anda? Orang-orang yang bahagia umumnya lebih sehat
daripada orang-orang yang tidak bahagia.
10. Mencintai Dengan Baik
Apa yang membuat saya sehat? Saya bermain dengan anak-anak saya di
lantai setiap hari. (Saya menyebutnya “waktu lantai”.) Setiap
minggu, saya mengajak istri saya berkencan dan sangat sering
bergandengan tangan. Dan saya memiliki teman-teman yang luar biasa!
Sekali waktu, sebuah panti jompo mempunyai angka kematian yang sangat
tinggi: Seorang penghuni meninggal setiap bulan. Tapi suatu hari,
seorang relawan datang dan memulai kegiatan-kegiatan sosial di antara
orang-orang tua. Sebagaimana orang-orang tua saling berelasi dengan
komunikasi, laju kematian merosot secara dramatis dalam semalam.
Hanya dengan berelasi akan membuat Anda lebih sehat. Bayangkan betapa
Anda akan menjadi sehat jika semua relasi Anda bersifat mendalam dan
menyenangkan?
Jadilah sehat, teman. Tuhan membutuhkan Anda untuk memberkati dunia.
Semoga impian Anda menjadi kenyataan,
Bo Sanchez
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Sumber "Milis Bo Sanchez" Google Groups
www.bahasakasih.com
Monday, March 2, 2009
Friday, January 23, 2009
Top Secret
Friday, December 19, 2008
BAGAIMANA MENJADI KAYA DI SAAT RESESI
Cara pikir kita memang memegang peranan penting dalam hidup kita.
Jika kita berpikir positif, maka serasa hal-hal positif yang terjadi
dalam hidup kita.
Jika kita berpikir negatif, rasanya kejadian-kejadian negatif melulu
yang kita alami.
Cobalah ubah cara pikir kita, mungkin kita akan melihat dan menemukan
hal yang berbeda.
God bless!
in Christ,
Jessica
-------------------------------------------------------------------------------
BAGAIMANA MENJADI KAYA DI SAAT RESESI
Saya senang mengobrol dengan Bibi Eunice.
Ia adalah seorang wanita Cebu yang bertubuh kecil, 4 kaki 11 inchi,
cantik yang tinggal di California. Ia suka tertawa, bercerita, dan
selalu mentraktir saya makan siang ala India yang pedas setiap kali
kami bertemu. Sekalipun ia tidak suka makanan India! Tapi ia tahu
saya suka, karena itu ke sanalah ia mengajak saya.
Ia juga seorang wanita yang sukses. Bibi Eunice bekerja sebagai
penjual rumah. Dalam lingkungannya, orang-orang memanggilnya produser
“Jutaan Dollar”.
Tapi lebih dari semua ini, saya senang berbicara dengan Bibi Eunice
karena energi positifnya yang luar biasa. Ia menularkannya pada saya
dan saya merasa senang sekali.
Namun awal tahun ini, Resesi Amerika menghantam dunia seperti sebuah
meteor jatuh. Maka ketika saya mengunjunginya September lalu, saya
merasa takut sekali. Saya tahu ada sejuta proses penyitaan di seluruh
Amerika, dan sejuta lebih rumah yang akan segera disita. Orang-orang
sedang kehilangan rumah mereka. Siapa yang berpikir ingin membeli
rumah sekarang?
Ketika saya berkeliling ke West dan East Coast, ketakutan saya
terbukti benar. Saya bertemu dengan sejumlah agen Real Estate.
Kebanyakan dari mereka mengatakan pada saya, “Saya belum menjual
apapun selama berbulan-bulan.” Beberapa dari mereka mencari pekerjaan
baru untuk bertahan hidup.
Maka ketika saya bertemu dengan Bibi Eunice, saya sangat berhati-hati
dalam bertanya tentang bisnisnya. Namun setelah obrolan singkat kami,
tentang keluarga dan hal-hal lain, akhirnya saya bertanya, “Bagaimana
dengan bisnis, Bibi?”
Jawabannya menyentak saya. Ia berkata, “Bo, saya menjual lebih banyak
rumah sekarang daripada sebelumnya!”
Saya tercengang. Saya tidak percaya apa yang saya dengar.
Ia melanjutkan, “Sebenarnya, kami sedang melebarkan sayap. Saya
sekarang punya 20 agen yang bekerja di bawah saya. Ada bisnis besar
di luar sana.”
Saya sulit berkedip. Apakah ia berasal dari planet lain? Saya sangat
ingin bertanya, “Bibi Eunice, apakah Anda tidak membaca koran? Apakah
Anda tidak tahu ada resesi di luar sana? Seharusnya Anda tidak
menjual rumah. Seharusnya Anda seperti orang lain, menderita dan
depresi, menangis di rumah mereka sambil menonton opera sabun!”
Tapi Bibi Eunice tidak seperti orang lain.
IA TIDAK MEMBACA SURAT KABAR!
Saya baru tahu kalau ia bahkan tidak membaca koran. “Mengapa harus?”
katanya, “Surat kabar berisi semua berita negatif.” Ia mengatakan
lebih baik ia berada di jalan, menjual rumah kepada orang-orang luar
biasa yang membutuhkan rumah luar biasa.
Hari itu, saya bertemu dengan satu bukti hidup bahwa sukses adalah
masalah sikap.
Bibi Eunice adalah buktinya, dengan tinggi 4 kaki dan 11 inchi,
berdiri di hadapan saya.
Ia tidak peduli sekalipun ada resesi di dunia.
Karena di dalam dunia Eunice, tidak ada hal seperti itu. Ia
menyatakan: “Saya tidak akan bergabung dengan resesi.”
Oh, saya akan singgung dua hal lain yang luar biasa tentang dirinya:
Ia mencintai sesama. Dan ia mencintai Tuhan.
“Sukses adalah soal relasi,” katanya pada saya. “Orang-orang yang
membeli rumah pada saya beberapa tahun lalu membeli lagi, atau mereka
mereferensikan saya pada orang lain yang butuh rumah baru. Kami semua
berteman.” Saya menyadari bahwa lebih dari seorang ahli Real Estate,
Bibi Eunice adalah seorang People Expert.
Pada akhirnya, ia juga seorang Kristen yang taat. Bersama suami dan
tiga anaknya yang sudah dewasa dan cantik, mereka melayani Tuhan
dengan cara yang beragam.
JANGAN BERGABUNG DENGAN RESESI!
Apakah Anda ingin berhasil meski apapun yang terjadi di sekeliling
Anda?
Anda tidak perlu bergabung dengan resesi.
Bibi Eunice mengingatkan saya bahwa keberhasilan itu bukan soal
keadaan external, tapi soal tiga komponen penting: (1) suatu cara
pikir yang kuat, (2) kebijakan yang praktis, dan (3) inner character.
Kembangkan tiga hal ini, dan Anda akan sukses tak peduli apapun yang
terjadi di sekeliling Anda.
Semoga impian Anda menjadi kenyataan,
Bo Sanchez
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
sumber "Milis Bo Sanchez" Google Groups.
www.bahasakasih.com
Jika kita berpikir positif, maka serasa hal-hal positif yang terjadi
dalam hidup kita.
Jika kita berpikir negatif, rasanya kejadian-kejadian negatif melulu
yang kita alami.
Cobalah ubah cara pikir kita, mungkin kita akan melihat dan menemukan
hal yang berbeda.
God bless!
in Christ,
Jessica
-------------------------------------------------------------------------------
BAGAIMANA MENJADI KAYA DI SAAT RESESI
Saya senang mengobrol dengan Bibi Eunice.
Ia adalah seorang wanita Cebu yang bertubuh kecil, 4 kaki 11 inchi,
cantik yang tinggal di California. Ia suka tertawa, bercerita, dan
selalu mentraktir saya makan siang ala India yang pedas setiap kali
kami bertemu. Sekalipun ia tidak suka makanan India! Tapi ia tahu
saya suka, karena itu ke sanalah ia mengajak saya.
Ia juga seorang wanita yang sukses. Bibi Eunice bekerja sebagai
penjual rumah. Dalam lingkungannya, orang-orang memanggilnya produser
“Jutaan Dollar”.
Tapi lebih dari semua ini, saya senang berbicara dengan Bibi Eunice
karena energi positifnya yang luar biasa. Ia menularkannya pada saya
dan saya merasa senang sekali.
Namun awal tahun ini, Resesi Amerika menghantam dunia seperti sebuah
meteor jatuh. Maka ketika saya mengunjunginya September lalu, saya
merasa takut sekali. Saya tahu ada sejuta proses penyitaan di seluruh
Amerika, dan sejuta lebih rumah yang akan segera disita. Orang-orang
sedang kehilangan rumah mereka. Siapa yang berpikir ingin membeli
rumah sekarang?
Ketika saya berkeliling ke West dan East Coast, ketakutan saya
terbukti benar. Saya bertemu dengan sejumlah agen Real Estate.
Kebanyakan dari mereka mengatakan pada saya, “Saya belum menjual
apapun selama berbulan-bulan.” Beberapa dari mereka mencari pekerjaan
baru untuk bertahan hidup.
Maka ketika saya bertemu dengan Bibi Eunice, saya sangat berhati-hati
dalam bertanya tentang bisnisnya. Namun setelah obrolan singkat kami,
tentang keluarga dan hal-hal lain, akhirnya saya bertanya, “Bagaimana
dengan bisnis, Bibi?”
Jawabannya menyentak saya. Ia berkata, “Bo, saya menjual lebih banyak
rumah sekarang daripada sebelumnya!”
Saya tercengang. Saya tidak percaya apa yang saya dengar.
Ia melanjutkan, “Sebenarnya, kami sedang melebarkan sayap. Saya
sekarang punya 20 agen yang bekerja di bawah saya. Ada bisnis besar
di luar sana.”
Saya sulit berkedip. Apakah ia berasal dari planet lain? Saya sangat
ingin bertanya, “Bibi Eunice, apakah Anda tidak membaca koran? Apakah
Anda tidak tahu ada resesi di luar sana? Seharusnya Anda tidak
menjual rumah. Seharusnya Anda seperti orang lain, menderita dan
depresi, menangis di rumah mereka sambil menonton opera sabun!”
Tapi Bibi Eunice tidak seperti orang lain.
IA TIDAK MEMBACA SURAT KABAR!
Saya baru tahu kalau ia bahkan tidak membaca koran. “Mengapa harus?”
katanya, “Surat kabar berisi semua berita negatif.” Ia mengatakan
lebih baik ia berada di jalan, menjual rumah kepada orang-orang luar
biasa yang membutuhkan rumah luar biasa.
Hari itu, saya bertemu dengan satu bukti hidup bahwa sukses adalah
masalah sikap.
Bibi Eunice adalah buktinya, dengan tinggi 4 kaki dan 11 inchi,
berdiri di hadapan saya.
Ia tidak peduli sekalipun ada resesi di dunia.
Karena di dalam dunia Eunice, tidak ada hal seperti itu. Ia
menyatakan: “Saya tidak akan bergabung dengan resesi.”
Oh, saya akan singgung dua hal lain yang luar biasa tentang dirinya:
Ia mencintai sesama. Dan ia mencintai Tuhan.
“Sukses adalah soal relasi,” katanya pada saya. “Orang-orang yang
membeli rumah pada saya beberapa tahun lalu membeli lagi, atau mereka
mereferensikan saya pada orang lain yang butuh rumah baru. Kami semua
berteman.” Saya menyadari bahwa lebih dari seorang ahli Real Estate,
Bibi Eunice adalah seorang People Expert.
Pada akhirnya, ia juga seorang Kristen yang taat. Bersama suami dan
tiga anaknya yang sudah dewasa dan cantik, mereka melayani Tuhan
dengan cara yang beragam.
JANGAN BERGABUNG DENGAN RESESI!
Apakah Anda ingin berhasil meski apapun yang terjadi di sekeliling
Anda?
Anda tidak perlu bergabung dengan resesi.
Bibi Eunice mengingatkan saya bahwa keberhasilan itu bukan soal
keadaan external, tapi soal tiga komponen penting: (1) suatu cara
pikir yang kuat, (2) kebijakan yang praktis, dan (3) inner character.
Kembangkan tiga hal ini, dan Anda akan sukses tak peduli apapun yang
terjadi di sekeliling Anda.
Semoga impian Anda menjadi kenyataan,
Bo Sanchez
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
sumber "Milis Bo Sanchez" Google Groups.
www.bahasakasih.com
Subscribe to:
Posts (Atom)









